Jack Miller dan tim Prima Pramac Yamaha dipastikan akan mengakhiri kerja sama mereka pada akhir musim 2026, demikian konfirmasi yang disampaikan menjelang Grand Prix Aragon. Pengumuman itu sekaligus menandai akhir keterlibatan Miller dalam kelas utama MotoGP.

Yamaha mengucapkan terima kasih atas kontribusi pembalap asal Australia tersebut selama lima musim kerja yang berlangsung dalam dua babak. Pernyataan resmi tim menyoroti peran teknis dan sikap profesional Miller sepanjang periode itu.
Peran Jack Miller di Prima Pramac Yamaha
Miller direkrut oleh Prima Pramac Yamaha pada 2025 sebagai bagian dari upaya peluncuran proyek baru Yamaha di MotoGP. Selain bertugas sebagai pembalap, ia juga berperan aktif memberi masukan teknis dan wawasan tentang pengembangan mesin yang digunakan tim.
Selama musim 2025, Miller membantu tim dalam pengembangan motor dan mencatatkan hasil terbaik finis di posisi kelima pada Grand Prix Amerika Serikat. Kontribusi tersebut dinilai signifikan oleh manajemen tim yang menilai masukan teknisnya membantu percepatan pekerjaan pengembangan di beberapa aspek.
Pernyataan resmi tim dan penghargaan atas kontribusi
Direktur pelaksana Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, memuji komitmen dan pendekatan teknis Miller. Ia mengatakan bahwa Miller bergabung pada fase penting projekt MotoGP Yamaha dan segera menjadi kontributor bernilai, dengan pemahaman teknis, keterbukaan terhadap umpan balik, serta dedikasi yang konsisten membantu tim bergerak maju.
Sementara itu, kepala tim Prima Pramac, Paolo Campinoti, menggambarkan Miller sebagai sosok yang meninggalkan jejak berarti dalam sejarah tim. Campinoti menekankan bahwa selain prestasi di lintasan, perilaku dan sikap Miller di dalam struktur tim turut membuatnya menjadi bagian penting dari cerita Prima Pramac selama masa kerja sama mereka.
Akhir sebuah babak dan pilihan karier selanjutnya
Pengumuman tersebut juga menyebutkan bahwa perjalanan Miller di MotoGP akan berakhir bersama pemutusan hubungan kerja dengan Prima Pramac Yamaha pada akhir 2026. Selain ucapan terima kasih dan harapan baik untuk masa depan sang pembalap, tim menyatakan pintu akan selalu terbuka baginya sebagai keluarga Prima Pramac.
Ada pula laporan yang menyebut Miller diperkirakan akan menandatangani kontrak dengan salah satu program Yamaha di kejuaraan World Superbikes pada 2027. Namun, detail lebih lanjut mengenai negosiasi atau pengumuman resmi mengenai langkah berikutnya belum diungkapkan oleh pihak terkait pada saat pengumuman ini dibuat.
Jejak karier Miller di kelas utama
Miller memulai debutnya di kelas utama MotoGP pada 2015 dan sepanjang kariernya meraih empat kemenangan yang datang saat membela beberapa pabrikan: Honda, Ducati, KTM, dan Yamaha. Pengalamannya yang luas lintas tim dan merek ini menjadi salah satu alasan mengapa kehadirannya dalam proyek Yamaha dianggap bernilai dari sisi pengembangan teknis.
Di luar kompetisi MotoGP, catatan terakhir juga menunjukkan keterlibatannya dalam ajang ketahanan seperti Suzuka 8 Hours, di mana ia tampil pada edisi ke-46. Partisipasi seperti ini memperlihatkan keberagaman pengalaman balap Miller yang tak terbatas hanya pada lomba sprint di MotoGP.
Reaksi tim dan harapan untuk masa depan
Dalam pernyataan perpisahan, tim menegaskan rasa terima kasih atas segala upaya dan dedikasi Miller. Mereka juga menyampaikan rasa sedih karena perjalanan bersama harus berakhir, namun mengakui bahwa keputusan seperti ini merupakan bagian dari dinamika olahraga motor yang terus berubah.
Di sisi Miller, belum ada pernyataan panjang yang dirilis secara publik terkait keputusan ini. Yang jelas, pengumuman resmi dari Yamaha dan Prima Pramac menutup bab penting dalam kariernya di MotoGP sekaligus membuka peluang untuk arah baru di masa mendatang.
Pengumuman perpisahan menjelang Aragon ini menutup satu siklus kerja sama yang dimulai pada 2025 dan mengingatkan kembali bahwa peran pembalap bisa melampaui hasil di lintasan lewat kontribusi teknis dan kepemimpinan di dalam garasi tim.
